Nelayan Pantura Terima Bantuan 6 Unit Perahu dan 300 Alat Tangkap | Kompepar Subang | Yu Ulin ka Subang

Nelayan Pantura Terima Bantuan 6 Unit Perahu dan 300 Alat Tangkap

Nelayan Pantura Terima Bantuan 6 Unit Perahu dan 300 Alat Tangkap

Kelompok nelayan di wilayah Pusakanagara, Legon Kulon dan Blanakan, Subang mendapatkan bantuan dari Bupati Subang dan Dinas Perikanan berupa perahu, sarana penangkapan ikan, sarana pengelolaan tpi, asuransi nelayan, sarana kendaraan roda 6 berpendingin dan mesin es curah (ice flake machine) di Pantai Patimbang, Dusun Terungtum Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara, Kamis (16/11/17).

Bantuan kapal yang diserahkan berukuran 3 GT sebanyak 6 buah yang dinamakan perahu motekar untuk KUD Mina Miyasa, Patimban, KUD Mina Saluyu, Mayangan dan KUD Mina SinarAgung. Sedangkan yang berukuran 5 GT dari Kementerian diberikan kepada KUD Mina Bahari Muara,Blanakan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dunas Peternakan E. Kusdinar. “Selain bantuan tersebut juga diberikan sebanyak 300 unit alat tangkap ikan ramah lingkungan, sarana penanganan ikan diatas kapal (coolbox) sebanyak 90 buah, sarana penanganan ikan di TPI sebanyak 145 buah,ditambah kendaraan khusus serta penghancur es sebanyak 4 buah dan penyerahan  klaim asuransi nelayan Jasindo sebesar Rp 200 juta pada almarhum Ali di Patimban,” jelasnya

Bupati Subang, Hj. Imas Aryumningsih berharap, nelayan di Subang ikut menyukseskan program gemar makan ikan, dan meningkatkan sumber daya manusia terutama keluarganya karena pembangunan pelabuhan Pantimban menjadi pelabuhan internasional akan segera dimulai. 

“Semoga saja bantuan yang diterima bermanfaat dan bisa menunjang PAD serta warga sekitar,” ujarnya.

Bahkan Dinas Pendidikan telah mengadakan sekolah jarak jauh sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak melanjutkan sekolah. Ditambah adanya pelatihan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi guna peningkatan kualitas sumber daya manusia yang handal dalam menghadapi perkembangan pembangunan di Kabupaten Subang. 

“Yang penting kesiapan masyarakat harus lebih baik dibanding  pendantang maupun asing yang akan datang di wilayah Patimban,” jelas Bupati Imas.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *